Perjalanan Mencari Jodoh Pilihan Hati

Perjalanan Mencari Jodoh Pilihan Hati

Judul : Jodoh Pilihan Hati
Penulis : Ikhsanul Kamil & Foezi Citra Cuaca
Penerbit: Mizania
Terbitan: I, Maret 2017
Halaman : 240
ISBN : 978-602-418-099-7

Pasangan ideal adalah dambaan setiap orang di dunia ini. Pasangan sempurna sesuai keinginan dan ekspektasi kita, akan sangat membahagiakan sekaligus menentramkan. Begitu kira-kira angan, bayangan dan harapan semua kita acapkali bersinggungan dengan hal yang berkaitan dengan pasangan, yang notabene akan menjadi pendamping kita dalam mengarungi kehidupan kita, ke depannya.

Keinginan-keinginan tersebut tentu tidaklah salah dan normal belaka. Wajar dan alamiah. Sangat manusiawi. Toh, siapalah gerangan yang tak menginginkan kebahagiaan semacam itu. Bahagia bersama pasangan hidup dalam menjalani kehidupan.

Sayang, kadangkala, keinginan itu tidak ditopang dengan upaya yang nyata atau paling tidak, berusaha untuk memperbaiki diri terlebih dahulu. Lagian, bukankah hasil selalu berbanding lurus dengan usaha? Begitu pun dengan menentukan maupun memilih pasangan.

Berkaitan dengan pasangan hidup, buku bertajuk pilihan hati ini paling tidak dapat dijadikan pedoman atau petunjuk bagi kita, agar dapat menentukan pasangan hidup kita seperti apa, bagaimana dia, bagaimana karakter dan sikapnya, watak dan perilakunya, dan sebagainya.

Buku mencoba mendedah semuanya secara lengkap dan komprehensif dengan sajian bahasa yang ringan, mudah dicerna, juga dilengkapi metode sekaligus berbagai kisah yang diambil dari kejadian nyata—dan lewat cerita itulah kita dapat memetik hikmah sekaligus pelajaran berharga, selepas membacanya.

Sebelum lebih jauh mengenai seperti apa ke depan pasangan kita, laiknya terlebih dahulu kita mengenali diri sendiri, ngaca diri, bercermin (mirroring). Hal ini penting, karena biar bagaimana pun jodoh kita adalah cerminan pribadi kita (halaman 12)

Berbicara pasangan hidup, tentu selain harus berupaya untuk memperbaiki diri diperlukan juga usaha untuk mengenal seseorang yang hendak dijadikan pasanga hidup itu. Tentu dengan cara melakukan pendekatan. Upaya itu dikenal istilah matching. Fase ini penting sekali. Karenanya kita harus menggali sepenuhnya tentang seseorang yang hendak dijadikan pasangan itu secara utuh (halaman 13).

Paling tidak, dua metode di atas akan memberikan manfaat luar biasa bagi kita. Di samping kita telah berupaya memperbaiki diri, kita pun tak lupa, menggali informasi yang lemgkap tentangnya, selama menjalani proses pengenalan itu. Sehingga akan memperoleh kecocokan. Dengan demikian, proses selanjutnya, gerbang yang lebih serius itu kian terbuka lebar sebagaimana kita dambakan. Kalau pun toh ada yang tidak sesuai dapat diminimalisir dengan baik. Sehingga tidak ada yang merasa dirugikan atau dikecewakan lagi.

Persamaan dengan pasangan adalah untuk saling menguatkan dan perbedaan untuk saling melengkapi. Kelebihan pasangan adalah anugerah potensi yang perlu disyukuri dan keterbatasannya hanyalah kelebihan yang belum tergali potensinya (halaman 190)

Akhirnya, mari semua kita untuk senantiasa mawas diri, introspeksi diri, muhasabah diri, memperbaiki diri, sebelum kita mengatakan dan mematok ukuran kepantasan pada orang lain utamanaya pada pasangan, alangkah baiknya kita memperbaiki diri terlebih dahulu—memantaskan diri, karena semua itu akan kembali pada kita.

Jodoh kita adalah cerminan pribadi kita. Sehingga helai demi helai buku ini layak dibaca, direnungkan sekaligus dipraktikan!
***

Nunu Nugraha. Alumni IAID Ciamis, 2015. Aktif di PC PMII Ciamis, juga Komunitas Sastra Darussalam.

1 thought on “Perjalanan Mencari Jodoh Pilihan Hati”

Leave a Reply

You have to agree to the comment policy.