Tips Memanfaatkan Waktu Pagi

Tips Memanfaatkan Waktu Pagi

Judul : Amazing Morning
Penulis : Muhammad Syakir M.
Penerbit : AISAR Publishing
Cetakan : –
ISBN : 978-602-1243-11-4
Tebal : 260 halaman

Tidak sedikit manusia, atau bahkan semua manusia mengimpikan keselamatan di alam akhirat, dan juga sebagian besar dari mereka memiliki angan-angan untuk menjadi orang yang sukses di dunia. Keselamatan di akhirat dan kesuksesan di dunia merupakan tujuan tertinggi atau sebagai puncak dari kerja keras dan usaha sebagian menusia. Kerja keras dalam rangka melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi semua yang dilarang merupakan sebuah implikasi dan tujuan utama untuk memperoleh ridha-Nya, agar kita diselamatkan di alam akhirat.

Sementara kerja keras dan usaha sekuat jiwa dan raga dalam mencari nafkah adalah sebagai sarana untuk mencapai kesuksesan dan kebahagiaan di dunia, yang mana hal tersebut biasanya diukur dengan kecukupan harta, kesehatan nan prima, keharmonisan di kalangan keluarga dan masyarakat, serta keberkahan hidup.

Bagi para pencari kesuksesan di dunia dan keselamatan di akhirat, perlu dicamkan dalam hati bahwa, kedua hal tersebut bisa dicapai—salah satunya—dengan cara memanfaatkan waktu yang baik dan memprioritaskan amal shaleh, karena setiap waktu memiliki amal dan aktivitas tertentu, yang jika kita membiarkan waktu itu berlalu dengan kesia-siaan, maka sama halnya kita dengan menunda keselamatan dan kesuksesan tersebut.

Adapun salah satu waktu yang memiliki amal-amal khusus adalah waktu saat sebelum ayam ‘berteriak’ untuk membangunkan manusia dari tidurnya, di mana pada waktu itu manusia sangat enak untuk menarik selimut dan meneruskan mimpi-mimpi indah. Kita mengenalnya waktu tersebut dengan sebutan “sepertiga malam” atau “dini hari”.
Dalam sepertiga malam atau dini hari sampai menjelang terbitnya matahari merupakan waktu yang sangat diberkahi oleh Allah, tersedia banyak amalan yang bisa menuntun manusia ke istana surga, dan mengantarkan mereka menggapai cita-cita dan kesuksesan di dunia.

Rasulullah mendoakan umatnya agar mereka diberkahi di waktu pagi, “Ya Allah, berkahilah umatku di waktu pagi.” (HR. At-Tirmidzi). Dengan demikian, waktu pagi bukanlah waktu yang tepat untuk disia-siakan dan bermalas-malasan, kita harus berusaha untuk bisa memanfaatkan waktu ini sebaik mungkin. Di sinilah manusia diberi dua pilihan, apakah mereka akan membangun sebuah kejayaan dan kerajaan, baik di dunia maupun di akhirat, ataukah mereka justru memilih menghancurkan segudang impian serta cita-cita dan menghanguskan bersama panasnya mentari.

Orang-orang yang ingin membangun istana di surga dan ingin hidup bahagia di dunia, dalam sepertiga malam mereka harus bangun dari tidur dan melaksanakan salat malam, karena salat malam atau salat tahajjud membawa banyak manfaat bagi kita, salah satunya adalah derajat kita diangkat oleh Allah ke tempat yang terpuji, sehingga kelak kita akan menjadi penghuni surga. Allah berfirman, “Dan pada sebahagian malam hari ber-tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Rabb-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (Al-Israa: 79). Dalam al-Qur’an, Allah telah menganjurkan kepada umat-Nya untuk senantiasa melaksanakan salat malam, karena tersimpan banyak manfaat dan kebaikan serta menyalurkan energi positif bagi jiwa kita. Maka tak ayal, salat malam dijadikan kebiasaan atau rutinitas yang sulit ditinggalkan oleh orang-orang shaleh. Oleh mereka, salat malam dijadikan sebagai sarana maraqabah (mendekatkan diri), serta sebagai wujud syukur kepada Allah Swt. (hlm. 40-45).

Tidak berhenti sampai di situ, setelah selesai melaksanakan salat malam, mereka yang benar-benar mengimpikan istana di surga, akan melanjutkan ibadahnya dengan membaca beberapa amalan atau wiridan, serta berdzikir kepada-Nya, dianjurkan pula untuk bermunajat dan berdoa kepada Allah, karena pada saat itu waktu yang sangat istijabah. Rasulullah Saw. bersabda: “Rabb kita turun ke langit dunia pada setiap malam yaitu ketika sepertiga malam terakhir. Dia berfirman, ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku maka akan Aku berikan. Siapa yang memohon ampun kepada-Ku maka akan Aku ampuni.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Maka sampai di sini, tidak layak bagi mereka yang menginginkan kebahagiaan di dunia maupun di akhirat untuk melewatkan waktu ini dengan sia-sia. Sebaiknya mereka berdoa, bermunajat serta memohon ampunan kepada Allah Swt. sampai menjelang waktu subuh, karena Allah telah berjanji akan mengabulkan segala permintaan dan permohonan, (hlm. 47).

Setelah adzan subuh dikumandangkan, kita dianjurkan untuk malaksanakan salat dengan berjemaah, diutamakan di masjid. Kemudian dilanjutkan dengan berdzikir kembali, hingga terbit matahari. Pada saat mentari muncul, kita dianjurkan pula untuk mengerjakan salat sunnah dua rakaat, salat tersebut dikenal dengan salat Isyraq. Ada yang mengatakan bahwa salat Isyraq ini sama dengan salat duha, Rasulullah Saw. bersabda: “Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, ‘Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad). Keistimewaan dan manfaat salat duha tidak diragukan lagi, selain sebagai pengganti salat malam bagi yang tidak bisa melaksanakannaya, salat duha juga bisa memperlancar rezeki. Salat duha bisa dikatakan sebagai kekayaan sejati, bukan sekadar kekayaan biasa yang tak ada nilainya di hadapan Allah, (hlm. 77-98).

Nah, ketika selesai mengerjakan salat duha, sebaiknya kita menyempatkan dan atau menyisihkan waktu untuk berolahraga. Olahraga pagi membawa banyak manfaat bagi tubuh, pikiran, bahkan perasan kita. Melakukan olahraga di pagi hari memiliki dampak berbeda bagi tubuh dibanding jika kita melakukannya di waktu-waktu yang lain. Di antara manfaat berolahraga di pagi hari adalah menjaga mood sepanjang hari, meningkatkan semangat kerja, menyehatkan jantung, dan sebagainya, (hlm. 181-184).

Secara umum, buku ini menjelaskan tentang sesuatu yang bisa mencerahkan hati dan menyehatkan tubuh, menyajikan hal yang dibutuhkan lahir dan batin. Orang-orang yang bisa melaksanakan dan mengamalkan hal tersebut pada waktu yang telah ditentukan, akan memiliki harapan untuk menjadi orang yang bahagia baik di dunia maupun di akhirat. Buku ini menjelaskan secara detail tentang tata cara salat malam, salat duha, doa-doa, serta cara berolahraga yang baik, dilengkapi juga dengan hadis-hadis dan doa yang baik dibaca pada waktu pagi.

Pada intinya, buku terbitan Aisar Publishing ini mengajarkan kita bagaimana cara memanfaatkan waktu pagi agar memiliki badan sehat, ibadah semakin meningkat, ilmu bertambah, kaya harta, keluarga bahagia, dan hidup berkah. Sehingga kita menjadi orang yang bahagia di dunia dan selamat di akhirat.

(Saiful Fawait/Mahasiswa Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika), Sekaligus Tenaga Pengajar di MI Darul Ittihad Lapa Taman Dungkek Sumenep/WASATHON.COM).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *